Posts

kisah kelas tiga

Assalamu'alaikum. Gue sedang akan memasuki pekan Ujian Sekolah. Sebuah ujian yang akan menentukan kelulusan setelah 2 tahun lebih banyak bulan bersekolah di SMA. Hihi Geli juga sih ngeliat keadaan diri sendiri dan lingkungan akhir-akhir ini. Ketika kini sudah mulai sadar bahwa belajar itu penting dan tidak mengenal tempat, waktu, dan terlebih ego. Ketika jam gabut pun orang-orang pada nunduk ngerjain soal, ketika diskusi-diskusi di tempat bimbel semakin ramai, ketika percakapan dibumbui dengan "Eh materi ini gimana sih?" atau "eh bro, ajarin nomor ini dong". Dari ucapan-ucapan optimis seperti "Semangat! Demi FK!" sampai ungkapan kelelahan "Aduh gak kuat lagi gue". Jujur, gue sebenernya kurang setuju dengan sikap gue sendiri yang inginnya berkutat dengan akademis melulu. Ketika (menurut gue) seorang anak berumur 18 harusnya juga mengembangkan dirinya di bidang-bidang lain selain akademis. Ya sebagai anak berumur segini harusnya...

18

aku kini berumur delapan belas satu garis dan 2 buah lingkaran. dan hari ini hari ulang tahun katanya, ketika posisi bumi sedang dalam tempat yang sama dengan hari kita lahir. meski tidak ada yang menjamin bahwa hal itu presisi. istimewa? buat ku iya. Bukan karena hari ini adalah hari 'lahir', dan karena semua orang menyanyikan lagu yang sama. Tapi karena stigma masyarakat yang menyenangi tanggal lahirlah, aku (baik secara terpaksa maupun sengaja) menjadikan hari ini berbeda. Aku percaya setiap hari sebenarnya kita mengulang tahun. Dan umur biologis yang perlahan meluruh. Dan jatah waktu yang tak berhenti menyusut. Dan langkah kaki yang entah membawa progresi atau regresi. Tapi baiklah, aku dan kamu makhluk berdetak yang suka angka dan data, maka anggap saja catatan posisi bumi ini adalah waktu yang cukup menyenangkan untuk mereka ulang napak tilas cerita kita. Entah kamu siapa, dan tinggal di mana. Kalau kamu alien, aku ucapkan salam kenal. *** ...

hambatan dalam belajar

Assalamu'alaikum sesuai judulnya berarti bisa diitung ya pakai hambatan=V/I #yha Lagi ujian praktek nih. Kebetulan dapet hukum ohm td pagi. Duile nyambung. Btw, lagi ngantuk sekali belajar bio dan kim. terus tadi malah naro bantal di atas meja belajar. tidur. biasa dah biasa. ngiseng ah nulis hambatan dalam belajar. supaya gak diulang lagi :( lah alesan ajasih supaya gak bosen belajar, ngeblog dulu #yha. 1. Buka laptop Biasa dah, lagi belajar terus mau ngeliat file di e-mail. Buka email terus buka tab socmed. Yah yang ada lamaan main ask.fm dari pada buka email :( 2.Ngantuk Biasanya kalau udah ngantuk suka cari-cari alesan kayak: "bentar deh 10 menit tidur" *lalu bangun besok pagi* #gagalbelajar 3. Buka HP "Duh angkanya ribet, bentar dah pake kalkulator" *ambil hp* *lalu main hp* 4. Keluar dari zona belajar "Duh haus" / "Duh mau ke toilet"/ "Yah buku catetannya di ruang TV"  *lalu ...

#prosa - Langit ruang tamu

Langit habis hujan dua hari Lalu enyahlah awan Hingga bintang terlihat ronanya Maaf Aku sudah lama tidak terima tamu Hingga lupa cara menghidang Dan cara untuk beramah tamah Terakhir yang datang hanya mereka: Sahabat dekat, saudara jauh, keluarga Dan beberapa pembawa kuitansi Yang cukup puas berdiri di depan pagar Maaf Aku sudah lama puas dengan hening Hingga lupa rasa sepi Atau justru aku lupa rasa ramai? Maaf Aku tidak bisa lagi banyak basa-basi Bolehkah kamu pulang saja? Bukan, bukan karena aku tidak suka tamu Tapi langit di luar terlalu cerah Untuk aku habiskan menerima mu di dalam Datanglah kapan-kapan Tidak, bukan menunggu cuaca buruk Tapi datanglah kapan-kapan Ketika aku siap membangun langit ku Di ruang tamu

#Haiku-Sikat geligi

Wajah pucat yang pasi Selimut sepi Dalam sendiri Pada purnama lalu Ku coba ketuk Berharap sahut Butuh mu apa, hai nona yang berdurja? Segala ada Dan dalam tatap sangsi Kau berkata "sikat geligi" Purnama masih sama Aku menyaksi mu Dalam tenang Hanya ada kamu Dan sikat gigi Dan senandung yang cita Saat itu ku dengar Pantulan cermin Mengucap kasih Dan lima menit Telah mengabdi Kini kamu kembali

#Haiku - bahkan yang bungkam

Sepasang sorot mata Setatap durja Setetes luka Pundi yang penuh biru Biru yang ragu Ragu yang bisu Pintar dirimu berperan Pundi tak tampak Kamu kuasa Kamu melupa Langit melukis rasa Bahkan yang bungkam -Triana

Lahirnya Gelombang

Image
Assalamu'alaikum. Salam sejahtera wahai manusia-manusia yang entah bertujuan atau nyasar ke situs ini :) Ge-lom-bang sebuah kata dualisme. Di satu sisi, dia materi fisika yang lagi gue pelajari. yang penuh dengan lamda frekuensi periode x y theta cos sin velocity fase amplitudo dsb. Di sisi lain, dia penantian gue selama 3 tahun terakhir. #lebay Meski dengan kesibukan penghujung SMA ngebuat perasaan anxious ini gak terlalu 'berasa' gak kayak pas dulu nunggu-nunggu novel serial supernova ke 4 yaitu pertikel, lahir. Tapi ini cukup jadi amunisi sekaligus destruksi buat UTS yang baru aja gue jalanin. Bayang-bayang Gelombang bakal lahir bertepatan dengan selesainya UTS ituloh.. menggiurkan. Dan saat-saat ulangan PLH adalah saat di mana.. "Aduh.. ini kayaknya jawabannya A.. tapi B juga bisa. Bentar lagi ke Gramedia beli Gelombang. Pokoknya pulang sekolah langsung caw.." #lah  Dan kini rencana itu telah jadi past tense. Tadinya sambil ngebatin untuk g...