Posts

#Haiku-Sikat geligi

Wajah pucat yang pasi Selimut sepi Dalam sendiri Pada purnama lalu Ku coba ketuk Berharap sahut Butuh mu apa, hai nona yang berdurja? Segala ada Dan dalam tatap sangsi Kau berkata "sikat geligi" Purnama masih sama Aku menyaksi mu Dalam tenang Hanya ada kamu Dan sikat gigi Dan senandung yang cita Saat itu ku dengar Pantulan cermin Mengucap kasih Dan lima menit Telah mengabdi Kini kamu kembali

#Haiku - bahkan yang bungkam

Sepasang sorot mata Setatap durja Setetes luka Pundi yang penuh biru Biru yang ragu Ragu yang bisu Pintar dirimu berperan Pundi tak tampak Kamu kuasa Kamu melupa Langit melukis rasa Bahkan yang bungkam -Triana

Lahirnya Gelombang

Image
Assalamu'alaikum. Salam sejahtera wahai manusia-manusia yang entah bertujuan atau nyasar ke situs ini :) Ge-lom-bang sebuah kata dualisme. Di satu sisi, dia materi fisika yang lagi gue pelajari. yang penuh dengan lamda frekuensi periode x y theta cos sin velocity fase amplitudo dsb. Di sisi lain, dia penantian gue selama 3 tahun terakhir. #lebay Meski dengan kesibukan penghujung SMA ngebuat perasaan anxious ini gak terlalu 'berasa' gak kayak pas dulu nunggu-nunggu novel serial supernova ke 4 yaitu pertikel, lahir. Tapi ini cukup jadi amunisi sekaligus destruksi buat UTS yang baru aja gue jalanin. Bayang-bayang Gelombang bakal lahir bertepatan dengan selesainya UTS ituloh.. menggiurkan. Dan saat-saat ulangan PLH adalah saat di mana.. "Aduh.. ini kayaknya jawabannya A.. tapi B juga bisa. Bentar lagi ke Gramedia beli Gelombang. Pokoknya pulang sekolah langsung caw.." #lah  Dan kini rencana itu telah jadi past tense. Tadinya sambil ngebatin untuk g...

Bebas katanya

Kadang aku mengagumi bagaimana waktu membawaku ke dalam dimensi yang tak terduga. Ke sisi yang berbeda. Dari satu mata air, ke mata air lain. Dari satu mata air, ke fatamorgana lain. Dari satu fatamorgana, ke padang kering kerontang. Hari ini jadwal konseling di tempat bimbel, dan kayak konseling sebelumnya, sang guru kembali me- refresh  persepsi bahwa bayi adalah makhluk makroskopis yang hebat. Karena dia yang tak takut salah. dats true, tumbuh besar adalah definisi lain untuk menjadi semakin berhati-hati, juga mungkin tidak berhati. Semakin besar, gue sadar gue pun kadang semakin takut nulis pemikiran-pemikiran gue di sini. Iyasih bagus juga karena ini internet, dan kalau gak hati-hati semuanya gak bisa dihapus secara menyeluruh. Tapi jadi sedih juga ketika gue punya sudut pandang berbeda, gue malah males menyuarakan persepsi gue, padahal kalau gue diam.. dan semua orang yang berpandangan sama kayak gue diam.. dan hanya diam.. dan pandangan lain malah berapi-api.....

Sejak SMA #1

Sejak SMA, jadi mulai terbiasa tidur jam 12,1,2,3,4, gak tidur. Suka-suka tugas, ulangan, dan keinginan internetan di hari itu. Walaupun layaknya manusia yang butuh istirahat, kadang gakuat dan tepar di tengah jalan. Tapi sejak beberapa waktu pula jadi ngerasa jam 2an itu waktu yang menyenangkan untuk iseng-iseng nulis/baca hal-hal yang (gak penting tapi) menyenangkan. Kadang penting juga sih, tergantung sikon. Anyway , ngomongin 'sejak SMA' kayaknya ada banyak banget yang bisa diceritakan. Toh udah lama gak mengembalikan fungsi blog ini ke dalam fungsi alamiahnya sebagai tempat nulis segala hal. Berhubung gue sempat ada dalam fase "menulis karena ingin dibaca" yang sebelumnya tidak gue akui (dan ternyata belum ada pembacanya ) jadi kayaknya gue harus belajar sadar diri dan sedikit mengembalikan blog ini pada hak asasinya. HALAH Dulu waktu kelas 1, gue mungkin juga jadi pengeluh nomor 1. Terus ngebela diri dengan alasan-alasan difensif. "Aku kan dari swasta, ...

#cerpen: Tidakkah Kamu Ingin Pulang?

Beberapa tahun belakangan lagi suka belajar nulis cerpen dan menghindari tema cinta-cintaan. Tapi untuk kali ini karena harus muter otak nyari tema yang sesuai sama tugas Bahasa Indonesia yang punya kriterianya sendiri, jadi cinta juga ujung-ujungnya. Selamat membaca perspektif yang mungkin tak sama :D *** Tidakkah Kamu Ingin Pulang? I Kamu bilang di sana begitu indah. Kamu tak sengaja menemukan tempat itu sesaat setelah kita berjumpa. Ia tak lebih dari sebuah lubang gelap, dan layaknya lubang hitam di angkasa yang menarik benda langit, ia pun menghisapmu, membuatmu jatuh tersungkur ke dalamnya. Tak ada yang tahu kamu di sana, selain aku yang ingin mengajakmu pulang. Lubang itu tak seberapa dalam, namun kamu tak mau beranjak. Aku bersikeras bahwa kamu harus segara naik, namun kamu bersikeras menolak. Ku dengar suaramu semakin lama semakin jauh, dan binar matamu perlahan menghilang di balik gelap. Aku tersentak, lubang ini semakin dalam, dan kekuatanmu seakan luntur dikala...

5 tahun

SELAMAT ULANG TAHUN BLOG KU  aku lupa kamu ultah bulan lalu. makasih sudah menghiasi hidupku 5 tahun terakhir. mungkin gak banyak (atau bahkan gaada) yang bener-bener nyaksiin 5 tahun perjalanan kita dengan utuh, tapi terimakasih banyak untuk hadir dan menerima :) karena blog lah gue jadi punya cukup kepercayaan diri untuk menulis, walaupun blm ada yang spektakuler, tapi gue jadi tau kalau gue menikmati menulis. Dan karena dukungan dari pembaca yang ngaku kalau dia baca blog ini lah, gue punya amunisi yang cukup untuk terus mencari dan mencari bahan tulisan. meski mungkin blog udah gak zaman, tapi di sini gue merasa nyaman. Bagi gue bukan bukan sekedar sosial media, tapi media untuk memaparkan pemikiran, cerita, harapan, suka duka, foto, video, lirik lagu, cinta. Lagian jadi gak ngebebanin seseorang untuk baca, ketika dia memang gak berkeinginan :) Terimakasih atas 5 tahun binaannya, yeay. -Triana