Posts

Jadi apa pilihan mu?

Lagi nunggu kapal penuh di puzzle pirates untuk SMH. Sambil nunggu akhirnya main game facebook... bosan main game facebook, akhirnya memutuskan untuk buka blognya pandji . Sejak mengenal buku nasional.is.me gue memang agak terpengaruh dengan sosok yang satu ini. Gue pun membaca buku "Merdeka Dalam Bercanda" yang gue gatau awalnya isinya apa.. dan taunya tentang Stand Up Comedy. Dan setelah membaca buku itu, gue mulai paham apa maksud di balik Stand Up Comedy, ketika 'melucu' memiliki maksud untuk mengkritisi sesuatu. Ketika opini disisipkan dalam bit-bit yang mengundang tawa, sekaligus membuka mata. Sejak itu pula gue rajin mantengin kompas TV untuk nonton acara SUCI (Kompetisi stand up) dengan pemahaman baru. Walaupun ada juga sih komika yang belum mencapai tujuan yang gue sebutkan di atas. Ya bagaimana pun seni sejenis ini kan baru berkembang.. mungkin lagi naik daun dan maka dari karena itu banyak orang yang lagi berusaha mendalaminya. Anyway, bukan itu yang mau g...

Belajar Hewan #2: Himantopus leucocephalus

Image
HELLA! Kembali lagi bersama online birdwatcher: Triana! Hari ini setelah april lalu kita belajar tentang jalak bali sekaraaaang kita belajar tentaang:  Himantopus leucocephalus  YEAY! Nama sininya adalah Gagang-bayam Timur. Tapi entahlah itu sekedar nama wikipedianya atau nama aslinya.. Awalnya gue kira dia burung bule gitu jadi tinggalnya di luar negeri.. ternyata dia juga suka main ke sini HEHE kalau nama bulenya adalah White headed stilt. Nah untuk habitat aslinya di Indonesia atau bukan itu gue belom tau, tapi salah satu tempat singgahnya ketika si burung lucu ini bermigrasi adalah Indonesia. Salah satunya di daerah Timur yaitu Papua. Tapi ada juga sumber yang bilang bahwa burung ini dapat ditemukan pula di Jawa dan pulau-pulau lainnya.  *hening sebentar* Anyway! Gue balik dari abis baca sumber lain :p burung ini ternyata juga melintasi Sumatera dalam masa migrasinya. Jadi dengan melihat morfologinya yang mempunya paruh panjang menjarum dan kaki panjang...

Sebuah identitas

dialog dalam 1 raga manusia. A: "Sebenarnya siapa diri ku?" B: "Kamu adalah kita. Ini keduapuluh lima kalinya aku menjawab pertanyaan yang sama." A: "Sebenarnya siapa diri ku?" B: "Kamu adalah kita. dua puluh enam." A: "Sebenarnya siapa diri ku?" B: "Kamu adalah kita. Dua puluh tujuh. Dan aku tahu engkau mengajukan dua pertanyaan terakhir hanya untuk menggenapkan angka ke dua puluh tujuh, karena engkau menyukainya." A: "Kamu tahu karena kamu adalah aku. Dan itu berarti mengganjilkan. 27 angka ganjil kan?" B: "Nah! kini kamu sudah benar-benar paham bahwa diri mu adalah kita?" A: "Aku paham itu. Bahkan terkadang "kita" yang kau maksud bisa berarti 4 suara dengan nada yang berbeda. Ah sudahlah, membahas itu mungkin membuat pembaca merasa muak. Yang aku tanyakan adalah, apakah aku telah menyandang identitas diri ku sendiri?" B: "Memangnya kamu mer...

Dunia dan Sandiwara

Kadang aku hanya ingin di sini. Hanyut bersama dunia ku yang menyenangkan. Sungguh menyenangkan. Kamu mau datang berkunjung? Akan aku jamu dirimu dengan sebungkus kue kering dan segelas teh susu. Lalu kita akan berbincang hingga pagi soal dunia ku. Soal musik yang ku suka. Soal novel-novel sastra yang menghiasi lemari di pojok ruang. Soal mimpi-mimpi ku. Soal bagaimana aku melihat hidup. Jika memang sebungkus kue kering dan segelas teh susu kurang bagi mu, mungkin kita bisa bersama-sama mengendap menuju dapur. Mengambil semua isi kulkas dan menutupnya dengan kain gorden jendela ruang tamu. Tidak akan ada yang tahu. Sudah ku bilang, ini dunia ku. Tapi sungguh, kewarasan mengajak ku mengerti. Bahwa dunia yang aku rasakan dengan panca indera memang tak akan serupa dengan dunia yang aku namakan sebagai "dunia ku". Jiwa-jiwa yang terbungkus epidermis di luar sana mungkin tak akan mau mengambil pusing tentang alam imaji ku yang abstrak. Dan aku harus pula mengambil...

orang awam bicara passion belajar

Kepala sedang pusing di bagian kanan dan otak lagi berontak untuk belajar. Parah sih, mengingat besok ada ulangan matematika dan agama.. tapi aku harus semangat walaupun semangat itu belom dateng :') baydeway ngomongin masalah semangat (dan karena otak ku belum siap dijejelin trigonometri) aku mau cerita tentang apa yang aku dapetin tadi pagi. Tadi pagi aku berniat mencari bahan untuk tulisan essay tugas tempat les ku. Berhubung buku-buku di rumah ku banyak yang bertopik pendidikan, jadi aku emang milih topik yang nyerempet ke masalah itu (Walaupun sampe sekarang buku-buku yang niatnya mau dibaca buat bahan essay masih gak kebaca-_-). Aku pun browsing2 internet, dan menemukan beberapa hal.. Tapi yang paling menarik bagi aku adalah mengenai 'cara belajar'. Bagi aku, akhir-akhir ini definisi belajar udah berganti menjadi persiapan ulangan. belajar rasanya ya untuk ulangan doang. Terus dapet nilai. Dulu aku sempet kekeuh kalau belajar itu harusnya gak nyari nilai semata, t...

hikmah?

Waktu itu, malam hari pulang dari tempat les: "Hana gak ngerti deh kenapa sekolah bikin sistem kayak gini.. ketika siswa gak setuju blablabla.. mereka kan udah pernah nyoba sistem ini dan blablabla..." Kurang lebih itu yang aku curahkan dengan maksud melepas penat. Mulut ini berapi-api mengkritisi kebijakan yang menurut diri benar-benar tidak nyaman. Tapi lalu jangankan melepas penat, jawaban dari lawan bicaraku justru malah menambah beban hati; "Sudahlah, kamu ikuti aja apa yang mereka buat pasti mereka udah mempertimbangkan itu baik-baik." Kurang lebih itu jawabnya. Rasanya hati ini tidak rela mendengar itu. Lantas mencoba mencari-cari pembelaan. Tapi sayang, yang aku dapati malah tetesan air mata. *** Waktu itu semua terjadi, jujur rasanya sakit men ketika lo berharap orang bakal ngedukung lo tapi malah sebaliknya. Ketika lo berharap kritikan lo bakal didukung, tapi malah sebaliknya. Waktu itu terjadi gue langsung balik kanan bubar jalan.. antara sak...

pikiran pagi hari

Hai :) Lama gak ngeblog. Alesannya dalam hati: Duh pengalaman gue akhir-akhir ini tuh biasa aja.. gatau mau nulis apa :(. Dasar alesan aja sih lo Han. Tapi baydeway, Gue sekarang sedang berada di hampir 1/2 tahun menjalani kelas 11.. dan ini sangat berbeda :') Apalagi kelas gue beda banget atmosfernya sama kelas X.. Jujur aja sepertinya sebagian selera humor gue yang dulu kini udah menguap, ini kebaikan atau keburukan ya? Huff Btw, gue tersadar sesuatu tadi pagi. Pas lagi main puzzle pirates *lagi* *dari kelas 4 SD gamenya gak berubah* gue memikirkan sesuatu. Hipotesis gue sih pemikiran ini timbul karena gue main sambil minum teh tarik. Terus gue mikirin apa? Gue berpikir bahwa: 1. Kalau kita usahain sesuatu, maka di masa yang akan datang yg kita pikirin tuh bukan ketika kita meraih, tapi ketika kita berusaha untuk dapetin itu. 2. Ketika kita meraih sesuatu - apapun itu - berarti adalah perjuangan baru yang levelnya kemungkinan besar lebih sulit. Kenapa? Coba aja lo bandi...