Posts

kancing

2 pasang kancing yang sama rupa mungkin terlihat rapi ketika bersisian Namun dijahit serapi apapun, 2 pasang kancing tak akan berguna Walau miliki banyak kesamaan, kancing-kancing itu butuh sesuatu yang berbeda agar berguna. 1 buah kancing nampak janggal sendirian Maka ia mencari pembeda Namun sebuah lubang besar tak juga mampu membuatnya berguna Begitu juga lubang kecil yang menganga Terlalu berbeda membuatnya tak kuasa bersisian. Lalu? Nampaknya sang tukang jahit harus lebih cermat memilih, dan mengukur. Memilih sebuah pasangan yang serasi, mengukurnya agar tetap pas bersisi. Maka penjahit membuat sebuah lubang dengan ukuran yang cocok untuk sang kancing. Dan lihat! Baju bermotif pepaya itu kini dapat dipakai di hari raya, setelah sang kancing telah bersisian dengan sesuatu yang berbeda darinya, namun dengan ukuran yang pas. . Kata " cukup " itukah yang kau cari?

kata tatap

Selama ini, Rasanya kata-kata sering kali menimbulkan bahagia Mendatangkan duka Menusuk Menyayat Membangkitkan gelora Mematikan rasa Melampiaskan derita Mengandung isyarat Mewakili dimensi yang tak tergapai. Kata-kata memang sanggup wakili rasa dalam ucap. Aku sungguh mengakuinya. Tapi pernahkah? sepersekian detik waktu dalam hidup mu menjadi hal yang kau ingat seterusnya. Ketika kau habiskan waktu mu untuk berharap, tentang sebuah cerita di mana kau sampaikan kata-kata yang telah kau susun demikian rupa. Namun sayangnya.. skak-mat. Ketika harapan itu menjadi nyata, Segala rapal menguap begitu saja. Dan tatapan itu sempurna merajam. Sebuah sorot mata kembali merebut makna.. kata-kata.

Memilih

Hallo, Alhamdulillah, bisa balik lagi ke blog ini :') Hihi, gaada sesuatu yang urgent banget pengen ditulis sih.. kan hidup gue antara gak penting-penting amat atau semuanya terlalu penting (?) gue juga heran.. kalau gue cerita ke orang kenapa ya kadang hal besar justru terlewatkan ketika yang kecil-kecil malah gue jabarin... Btw, akhir-akhir ini ada banyak banget pilihan yang hadir ke dalam hidup gue :') Rasanya seneng sih, ketika gue tahu bahwa masih ada banyak ruang untuk dipilih. Sayangnya, pilihan tersebut datang untuk dipilih, bukan sekedar diliatin dan dipikirin.. harus dipilih. Kadang semua itu memaksa otak gue untuk berpikir realistis, tapi entahlah itu disebut rasional atau gimana. Kadang realistis jadi membuat gue terlalu pesimis, kadang menjadi terlalu optimis, kadang terlalu teoritis, kadang terlalu praktis. Jadi itukah yang namanya realistis? mungkin gue tidak sepenuhnya realistis dalam berusaha realistis. AH GAK NGERTI. HAHA Pokoknya, minggu-minggu in...

rararapapapa

saya ingin menulis blog layaknya ketika baru membuat blog :') pada masa-masa itu, nulis blog rasanya ringan banget. Gak takut sama pandangan orang. Gak terlalu fokus sama pilihan kata, dan gak terlalu mentingin isinya. Selama bisa nulis ya nulis. I miss those moments HEHE jalan ini masih panjang~~~~ Tapi emang iya, I need that ability to write everything in my mind! gue harus mulai banyak-banyak latihan nulis lagi :3 BTW! Tulisan di atas sempet mau gue apus karena keliatan gak penting, hehe cuman gajadi gue apus. I need the ability to write everything in my mind, I said. JADI. kalau akhirnya blog ini isinya spamming... itu bukan spam. itu bagaimana gue melatih diri menulis (?) halah. Toh ruangan ini diperuntukan bagi yang bersedia. Kamu gak wajib baca :3 cuman akan jadi suatu kehormatan untuk bisa menyuguhkan bacaan kepada mu dan waktu mu yang beharga. YEAY! -hanatkl

parampam

Gue sangat suka mengamati orang-orang Kadang-kadang membumbui pikiran dengan komentar-komentar gak penting Sambil kadang tertawa dalam hati Akibat imajinasi yang kadang lucu, kadang tidak tahu diri Entah mengapa, rasanya menyenangkan Tapi kadang gue lupa Diri ini yang harusnya lebih banyak dikomentari, dievaluasi, dikritik Sekarang, siapa yang harusnya ditertawai?

Bagaimana Jika #1

Bagaimana jika suatu saat diciptakan energi-energi alternatif yang produktif Pembangkit listrik tenaga emosi Pembangkit listrik tenaga amarah Pembangkit listrik tenaga rindu Pembangkit listrik tenaga galau (?) ........... sudahlah. saya hanya ingin berangan-angan. muahahaha. Dan ingin mengembalikan blog ini ke dalam ketidakjelasan yang menyenangkan :')

4tahun

Kalau diibaratkan anak, kayaknya kamu lagi lucu-lucunya... *lagi mikir kenapa kata-kata di atas keliatan menjijikan* *yaudahlah namanya juga lagi seneng* :D *** Kamu memang makhluk mati Dari 7 karakteristik makhluk hidup, kamu memang gak keliatan memenuhi satu pun Kecuali "tumbuh dan berkembang" itu pun dimodifikasi menjadi "Ditumbuhkan & dikembangkan" Itu yang membuat mu terasa 'hidup', atau 'dihidupkan', atau bahkan bisa jadi 'terhidupkan' Bagaimana pun, Terimakasih untuk 4 tahun yang unyu Esok lusa atau bertahun-tahun ke depan, mungkin kamu sudah tidak zaman Tapi paling tidak, sepotong umur ku pernah tertampung dalam tubuh mu yang abstrak Paling tidak seonggok mimpi, harapan, emosi, kisah, pendapat, suka, dan duka pernah mampir untuk tertera  Dan tentu Terimakasih untuk tugas Bahasa Indonesia yang hadir memaksa mu lahir Dan semua orang yang berkunjung, baik untuk sekedar mengurangi quota interne...